Standard Chartered, Aplikasi Kredit Tanpa Agunan

Posted on March 4, 2008. Filed under: Kredit Bank | Tags: , |

Republika, Selasa, 04 Maret 2008

Pada tanggal 19 Januari 2008, saya melakukan pertemuan dengan sales and marketing manager Standard Chartered Bank cabang Solo. Ini berawal dari SMS yang saya terima beberapa waktu sebelumnya, yang isinya menawarkan kemudahan dan fasilitas KTA (Kredit Tanpa Agunan) di Standard Chartered. Merasa butuh dan tertarik, saya menyetujui pertemuan dengan manajer tadi.

Mereka memberikan kemudahan yang bagus mengenai KTA produk mereka, dan saya ceritakan juga bahwa saya butuh tambahan modal untuk usaha. Betapa paduan yang klop. Dalam proses pengisian aplikasi, mereka menyarankan agar saya maju sebagai karyawan dari rekanan bisnis saya, dan mereka yang akan urus semua. Ini terkait dengan masalah kepercayaan lantaran di rumah dan tempat usaha saya tidak ada telepon fixed line. Mereka juga menyarankan agar saya menggunakan alamat rumah kontrakan lama yang cocok dengan KTP, meski di Bantul. Pasalnya, perekonomian Bantul pascagempa 2006 dianggap terpuruk.

Selang dua tiga hari, saya mendapat SMS dari StanChart yang berisi pemberitahuan aplikasi KTA sedang diproses. Selang 3 hari, saya mendapat SMS lagi dari StanChart yang menyatakan KTA di-cancel karena kekurangan data, dan saya akan dihubungi maksimal dalam tiga hari kerja.

Benar, saya dihubungi dan mereka memverifikasi data saya lagi yang disesuaikan dengan kondisi riil (menurut perspektif Analis). Anehnya, selang dua tiga hari kemudian, saya menerima SMS lagi dari StanChart yang menyatakan aplikasi KTA sedang diproses. Dan tidak sampai dua hari saya sudah menerima SMS dari StanChart lagi yang isinya aplikasi KTA saya ditolak.

Yang menjadi keluhan dan pertanyaan saya adalah:
(1) Seolah ada dua aplikasi yang saya tanda tangani dan kirim. Padahal, saya hanya menandatangani satu aplikasi dan tidak jelas statusnya (apakah yang di-cancel tadi karena kurang data?)

(2) Mengapa bisa muncul satu aplikasi baru (saya tidak pernah tahu kapan menandatanganinya) dengan nomor registrasi yang berbeda dan diproses (meskipun akhirnya ditolak)?

Abdullah Sumrahadi
Jl. Gambir Sawit No. 1 (Gg. Bakung) Karangsari Wetan RT./RW. 14/36
Tegaltandan Banguntapan, Bantul
Yogyakarta 55198

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: