PROXL Fasilitasi Cyber Crime
Republika, Kamis, 13 Maret 2008
Sejak kurang lebih setahun yang lalu, saya dikirimi –tanpa pernah saya minta– SMS Magic dari nomer 37890. Berulangkali saya coba hentikan dengan mengirimkan unreg, tapi tidak berhasil. Ketika ProXL selaku operator membuka jalur pengaduan 817, saya minta mereka menghentikan SMS gelap tersebut. Mereka menyanggupi.
Tapi, selang satu jam, SMS magic kembali saya terima, setidaknya sampai lima kali. Ini sebuah bukti kegagalan operator mengendalikan provider. Terakhir, petugas ProXL mengirimkan kepada saya nomor telepon customer service SMS Magic 37890 (atas nama PT Elasitas Multi Kreasi).
Sederhana sekali modus operandi cyber crime di negeri ini. Dirikan content provider, buka e-banking, jalin kerjasama dengan operator, minta data pelanggan, kirim SMS sampah, lalu hapus mekanisme pembatalan. Mereka tinggal menangguk rejeki selangit yang jumlahnya fantastis.
Sulit dipercaya proXL mau memfasilitasi cyber crime. Bagaimana mungkin content provider bisa masuk tanpa izin operator. ProXL ‘menjual’ data pelanggan tapi gagal melindungi kami. Mohon penjelasan, apakah selama ini kami membayar sesuai kewajiban, atau plus sms liar seperti ini?
Sartono Mukadis, Jl. Pinang Kalijati 16, Pondok Labu Jakarta 1245